Fanfic Ankyou

Mencoba membuat Fictogemino :)

"Fictogemino merupakan fiksi kembar, dimana jika kamu membaca sebuah karya fiksi dari awal-akhir maupun akhir-awal akan membentuk cerita."

Nah,  Sekarang saya mencoba untuk membuatnya.

Panggilan

DISC: MATSUI YUUSEI
Pair : NagiKae / NagiAkari
“ Kenapa? Seberapa kerasnya aku memanggilmu...kau..kenapa kau tetap tidak meresponku, Nagisa? “
---
 “Nagisa….”

Akari, hanya bisa menatap seseorang yang ia kini ia panggil berkali-kali. Nagisa Shiota. Anak laki-laki bersurai biru cerah dengan manik senada. Dia sangatlah tidak menonjol dibandingkan yang lain. Meskipun demikian, dia menakjubkan dan tidak dapat ia perkirakan. Tipenya.

Biasanya kalau Akari sudah memanggilnya begini, Nagisa akan tersenyum pada Akari dan berkata, “Akari-chan, tidak perlu sampai begitu. Aku kan ada disini.”  Namun, kali ini berbeda. Begitu Akari  memanggil namanya ia diam tak berkata.

Ia lagi-lagi mengguncang tubuh laki-laki itu  pelan, memanggil Nagisa.

Responnya? Dia tetap menutup kedua matanya. Tidak memandang Akari yang sudah bersusah payah kesini. 

“Aku memanggil namamu sekarang, tetapi kau tidak mendengarku.”

Diam.
“Aku…aku sudah menelfon. Tetapi kau tidak mengangkatnya.”

Tak ada jawaban sedikitpun.

“Apakah yang kulakukan ini sebuah kesia-siaan?”

Dia tetap diam.

“Nagisa!? JAWAB AKU. Tidak bisakah kau menjawab satupun kalimatku? Aku….mereka….aku sudah melakukan apa yang kau minta. Aku sudah menyisakan waktu liburku, dan sekarang kau malah sibuk disini…berbaring begini, Nagisa.”

Dan ini  pertamakalinya bagi Akari berteriak, berekspresi yang sebenar-benarnya. Bukan akting belaka.  Tetapi….kenapa? Kenapa Nagisa tetap tidak meresponnya?”

Akari cuma bisa menangis di tengah-tengah genangan darah masih berserakan di jalan itu. Kerumunan orang-orang memandangi mereka. Seolah-olah pemandangan yang ada di hadapan mereka sekarang ini adalah pemandangan menarik.

“…..Nagisa…apa kau benar-benar……ingin meninggalkanku?” tanya gadis bersurai hijau itu. Kedua maniknya hanya menatap kosong pada Nagisa Shiota, tapi responnya tetap diam.

Seseorang yang dipanggil Nagisa olehnya itu tetap membisu.


“Apa tidak akan ada lagi ucapan selamat pagi darimu, Nagisa?”

Unknown

No comments:

Post a Comment

Instagram